Jumat, 09 Maret 2012

memori februari

Satu bulan berlalu kini, tak terasa berbagai macam peristiwa silih berganti. Begitulah adanya. Waktu terus berjalan, sementara diri terperangkap dalam momen dan sedemikiannya menikmati atau mungkin tenggelam hingga tak merasa bahwa semuanya telah berlalu secepat itu....

Memori Februari... Untuk mengenang sekilas lalu apa-apa yang telah terjadi, pada bulan kedua ini...

1-4 Februari 2012, “Bendahara di Awal Bulan”

Ah sungguh betapa banyak hal yang harus diurusi pada awal bulan. Rasa-rasanya beban kerja menumpuk di awal bulan dengan banyaknya permintaan pencairan dana dan laporan-laporan sehubungan keuangan yang harus dikerjakan... Yah begitulah bendahara di instansi perbendaharaan pada awal dan akhir bulan...

Masih belum bisa menyesuaikan diri dengan posisi yang dua bulan ini baru diemban L

6 Februari 2012, “Pemeriksaan Kesehatan untuk Pengangkatan PNS”

Sehat itu mahal. Sehat itu juga suatu syarat, syarat untuk saya bisa diangkat sebagai PNS. Pemeriksaan yang dilakukan di RSUD dr. Moh. Zein, Painan itu berlangsung cukup lama dan melewati banyak tahapan. Pemeriksaan urine dan sampel darah, tes EKG (detak jantung dan nafas), pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan umum. Rumah sakit begitu ramai dan penuh antrean, sungguh jadi suatu fenomena tersendiri. Akhirnya saya dapat hasilnya dan dinyatakan memenuhi syarat sebagai PNS, walau sebenarnya asam urat saya agak naik dan ada potensi gigi berlubang hohoho....

7 Februari 2012, “Bapak Kepala Kanwil yang Bersahaja”

Pejabat eselon II Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat yang baru saja dilantik, namanya Bpk Muhson, tiba-tiba mengadakan semacam kunjungan mendadak ke kantor saya, KPPN Painan. Ini merupakan hal yang di luar prediksi kami saat itu. Secara merta semua pegawai kalang kabut mempersiapkan kedatangan bapak Kanwil dalam hitungan beberapa jam lagi akan datang.

Nyatanya rupanya kedatangan beliau bukan bertujuan sebagai inspeksi mendadak seperti yang diduga. Awal kedatangan beliau, beliau langsung menyapa pegawai yang ada dan berjabat tangan. Kesan pertama yang begitu ramah. Para pegawai pun dikumpulkan dan rupanya maksud dari bapak Kakanwil datang ke kantor kami adalah sebagai media silaturahim dan perkenalan dengan beliau. Salah satu hal yang paling mengesankan adalah beliau rupanya tidak menggunakan anggaran perjalanan dinas dari Padang ke Painan. Jadi pure biaya pribadi dan untuk silaturahim... Betapa bersahajanya...

11-12 Februari 2012, “Jalan-jalan Kantor”

Kali ini kembali ada kesempatan menjelajahi beberapa bagian Ranah Minang yang belum sempat jua tereksplorasi. Bersama para pegawai KPPN Painan, kami pun mengadakan jalan-jalan bersama menuju Lembah Harau (Kabupaten Lima Puluh Kota), Bukittinggi dengan Ngarai Sianok dan benteng Fort de Kock-nya, melewati Danau Singkarak, dan silaturahim ke KPPN Solok. Menyenangkan dan membuat saya semakin terpesona...

15 Februari 2012, “SK PNS itu pun Datang”

Surat Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan no. KEP-40/WPB.03/BG.0101/UP.2/2012 itu pun datang jua. Surat ini berisi pengangkatan PNS atas nama Anas Isnaeni, A. Md. Ya, itulah saya dan mulai tanggal 1 Maret 2012 jadilah saya benar-benar PNS Kementerian Keuangan. Well, hingga sekarang saat terlontarkan kata PNS, langsung terbersit di benak saya, “suatu keterikatan”. Hmmm...

21-24 Februari 2012, “Jakarta, Aku Kembali... Untuk Sosialisasi Aplikasi Pembukuan Bendahara”

Entah saya yang terlalu berharap atau memang ini adalah suatu bentuk dari terkabulnya keinginan. Saya ingin pergi dari Painan untuk sejenak saja. Kadang memang ada rasa jenuh berada di satu tempat saja. Well, tak apalah jika kembali lagi ke Jakarta. Terkadang dengan kesemrawutannya itu, untuk beberapa hari di sana merupakan penghibur tersendiri. Ah, tapi ingat ini bukan dalam rangka kepentingan pribadi, ada tanggung jawab kedinasan di sana...

Sosialisasi Aplikasi Pembukuan Bendahara... Sebenarnya saya sudah mengenal aplikasi ini sebelum acara ini diadakan. Saya pun sudah diajari oleh pendahulu saya bagaimana mengoperasikannya. Jadinya saya tidak terlalu awam dengan hal ihwal aplikasi ini, walau memang ada beberapa hal yang baru saya ketahui.

Hotel Mercure di kawasan Ancol, ya saya cukup menikmati momen selama berada di sini. Alhamdulillah pula cukup banyak teman seangkatan saya yang jadi peserta, jadi ajang reunian lagiJ

Ah lupa cerita juga. Pada kesempatan ini saya mampir ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (malah bukan Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan instansi saya sendiri hehehe) untuk bersua dengan kawan nan cerdas, pak Ali Sutopo dan juga mengambil buku Jejak-jejak yang Terserak dari mas Rifki Hasan yang sudah sedemikian ingin saya baca hehehe. 

25 Februari 2012, “Kesempatan Sehari di Salatiga”

Kesempatan pulang itu hanya sehari... Begitulah adanya karena membendung rindu teramat sangat, adanya dinas ke Jakarta seperti menjadi hal yang mencerahkan karena ada kemungkinan juga untuk pulang ke Salatiga dengan biaya yang tidak sedemikian besar (karena ongkos Padang-Jakarta-Padang dibiayai negara hehehe)... Alhamdulillah walau hanya sehari, bertemu dengan orang-orang yang dirindukan (yakni keluarga) adalah momen yang sangat berharga....

29 Februari 2012, “Mari Kita Laporkan SPT PPh OP Tahunan”

Last but not least, di akhir bulan khusus Februari 2012 ini saya sebagai bendahara disibukkan oleh pekerjaan tahunan yakni mempersiapkan dan mengkoordinasikan pegawai untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan orang pribadi ke instansi perpajakan, kalau di Painan adanya KP2KP (Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan).

Walau institusi perpajakan belakangan ini didera oleh isu media yang terus memojokkannya, well, karena ini adalah salah satu kewajiban bendahara dalam hal perpajakan, ya jadilah saya tentu harus melaporkan. Lagipula perpajakan kan “instansi saudara” di Kementerian Keuangan, tapi yo jelasnya saya mah bukan orang pajak, orang perbendaharaan yang bener, malah lebih tepat lagi bendahara instansi vertikal perbendaharaan hehehe....

Yap, itu aja laporan saya selama ini sebulan ngapain aja. Maklum saya sendiri juga merasa kok semakin berkurang ngeksis ya di ranah jagad MP ini. Yo jadinya saya buat tulisan ini aja biar ndak sedemikian absen di MP. Jelasnya ya bagi saya mah jauh amat bulan Februari tahun ini dari hal ihwal percintaan yang sering didengungkan kebanyakan orang hehehe....

Painan, 9 Maret 2012, 16.10

31 komentar:

  1. tandain dulu ye..
    perlu konsentrasi buat baca.. hahaa

    BalasHapus
  2. Ziyy...
    he'em... la soalnya gak dapat izin dari atasan... awal dan akhir bulan saat itu sebenarnya hectic banyak kerjaan...

    BalasHapus
  3. Haryo...
    jadi masih panjang kan ya... huhuhu... ya gitu nulis itu ngalir sih....
    tapi ni kan bukan kek materi kuliah sehingga kudu dibaca dengn konsentrasi '>.<' hufh hehehe

    BalasHapus
  4. Kak Muse...
    huhuhu semoga diriku bisa meneladani senior-senior PNS yang amanah ya kak seperti dirimu :)

    BalasHapus
  5. cuma sehari di Salatiga nas? wew...dasar PNS yang baik...
    kemarin pas bimtek aku juga gak boleh ambil cuti. tapi tergantikan sama nyodok ijin dua hari plus menyengaja TL 4. jadilah di rumah ada nyampe seminggu. hehe

    BalasHapus
  6. Al Lansany
    bayang pun akhir bulan dengan harus ngurusi permintaan TKPKN, kekurangan gaji karena kenaikan gaji, biaya-biaya sosialisasi Pencairan DIPA, dan ganti uang persediaan, Mana bisa aku diperbolehkan minta izin... Cuti? hohoho mimpi di siang bolong...

    bendahara oh bendahara.... melasnya nasib posisi ini... huhuhu

    BalasHapus
  7. Anak perben, sering diklat keknya

    BalasHapus
  8. Mbak Ute...
    hehehe karena kami begitu banyak perubahan yang terjadi sih dalam instansi kami... jadi yang di daerah sering diundang untuk sosialisasi atau bimbingan teknis... begitulah....

    BalasHapus
  9. Mbak Yuni...
    yooooooosh betapa pun peliknya masalah/tantangan, jadikan tiap bulan penuh semangat hohoho

    BalasHapus
  10. Hore...bisa nyekolahin SK seharga 100jt...terus wirausaha&nebus negara...wkwk..C#

    BalasHapus
  11. ~_~a... bikin jadi jaminan ya.... well, well, well, sebagai bendahara, sudah tahu juga para pegawai yang mempraktekkan demikian dan meminta semacam pernyataan penghasilan mereka

    BalasHapus
  12. ealahhh.... ini ada postingan yang senada dengan QN ku rupanyaaa...

    ^______^v

    BalasHapus
  13. jadi mulai bulan depan terima gaji 100% :-)

    BalasHapus
  14. Weh sudah jadi PNS.. Selamat ya Nash

    BalasHapus
  15. Mbak Miftah...
    hahaha langsung dibaca deh bagian akhirnya... yo gitu deh, kalau di Kementerian Keuangan khususnya Ditjen Perbendaharaan (sekali lagi bukan Pajak lo ya), tenggat waktu untuk pelaporan SPT pajaknya itu tanggal 29 Februari, jadi ya Februari begitu berarti banget deh nambah kerjaan, mbak huhuhu

    BalasHapus
  16. Mbak April...
    huiiiiii banyak istilah teknis ya.... sebenarnya sih nek disederhanakan ya bulan Februari ini begitu kental tema banget deh dengan pekerjaan saya hohohoho

    BalasHapus
  17. Mas Rifki...
    hehehe ini malah sudah mengajukan rapel kenaikannya sejak Januari kok mas huhuhu... malah gaji barunya baru bisa dimintakan di bulan April ntar... alhamdulillah banget dah

    BalasHapus
  18. Mus...
    makasih mus... doakeun pula saya jadi PNS yang bener2 PNS idealnya yo...
    duh kadang agak risih juga dengan persepsi yang berkembang di masyarakat dengan profesi ini huhuhu

    BalasHapus
  19. Wekekek santai aja.. selama presidennya bernama depan S, PNS akan tetap jaya. heheheh bcanda nas.

    BalasHapus
  20. Mus...
    hohoho iya juga sih ya ditilik2 secara sejarah yang presiden dengan inisial S kok bikin PNS jadi lumayan sejahtera *halah*
    jadi besok kalau ada pemilu saya kudu milih capres yang inisialnya S yo? hihihi

    BalasHapus
  21. Waaa.... sudah jadi PNS nas?
    Congratulations.. Tambah sukses ae koncoku 1 iki... :D
    Semoga menjadi PNS yang amanah dan gajinya barokah.. hhee

    BalasHapus
  22. kangmas Haryo
    yo ni Uda.. udah 10 hari lewat setelah TMT SK huhuhu...
    ya akhirnya masa-masa percobaan CPNS sudah terlewati pula
    Allahumma aamiin... semoga dapat memberikan citra baik pula untuk profesi ini :)

    *jadi mau ikutan jadi PNS pulak? hohoho*

    BalasHapus
  23. Waa.. berarti ada kenaikan gaji? ehh*
    hehee...
    Ya.. memang ada jalan mau kesana nas.. dan sedang sudah memulai perjalanannya... Kalau lancar mungkin 6(5 tahun lagi.. Mohon doanya Uda.. :D

    BalasHapus
  24. Haryo...
    iya dong... itu kan program unggulannya Pak Presiden inisial S dengan kenaikan gaji 10% tiap tahun...
    tahu deh kalau kemudian Presidennya ndak inisial S lagi ya mungkin juga gajinya ndak naik lagi hihihi (betul kan ya, Mus?)
    tapi yo agak ironinya tuh belanja pegawai kita yang ditanggung APBN itu bbbbbbbbbeuh sangat mendominasi sekali selain belanja subsidi ckckckck
    yowislah, jalani saja kehidupan, kalau jadi PNS jua, yo ntar senasib sepenanggungan deh *loh? heheheh

    BalasHapus
  25. huoooooooohh.. *mumet macane.. kaya gawean thok isine.. qeqeqe

    BalasHapus
  26. mbak Fajar...
    yo ngonolah... pekerjaan berhasil mengalihkan duniaku... makanya februariku jadi begini huhuhu

    BalasHapus
  27. mbak Fajar...
    yo ngonolah... pekerjaan berhasil mengalihkan duniaku... makanya februariku jadi begini huhuhu

    BalasHapus