Senin, 24 Oktober 2011

come back and flash back

Come back... Sepekan yang lalu saya diberikan kesempatan kembali untuk bertandang ke ibukota dan daerah sekitarnya dalam rangka tugas kantor untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dari kantor pusat instansi saya. Sungguh merupakan kesempatan yang semula tak saya perkirakan, padahal barang sekitar 3 pekan lalu saya berada di Jakarta untuk menjalani Diklat Prajabatan di daerah Cimanggis, Depok, dan kali ini saya mendapatkan panggilan kembali untuk mengikuti bimtek di daerah Ciloto, Puncak selama sepekan lamanya. Hahaha apa ibukota nggak rela lepas saya kali ya, makanya sering manggil saya balik ke sana hehehe. Sorry ya, Jakarta, hatiku telah tertambat pada Painan dan still my lovely Salatiga hehehe...

Flash back... Perjalanan saya kali sepertinya mempunyai tema akan kilas balik. Yap, sebelum memulai kegiatan yang ditugaskan oleh kantor kepada saya, saya ngepas ada agenda juga untuk mengikuti gathering dari para suksesor salah satu kepanitiaan yang pernah saya ikuti di kampus dulu, yakni National Accounting Challenge (NAC) STAN. Pada gathering ini jelas kerasa aroma nostalgila jaman dulu kala saat eksis menjadi panitia ini pada dua periode yakni di tahun 2008 dan 2010. Such a great memory really with them.

Selain itu pula, saat mengikuti bimtek yang ditugaskan kantor, dengan adanya banyak peserta yang rupanya seangkatan dengan saya, saya jelas merasa nuansa ala para magangers kembali. Menjadi sesuatu banget dah rasanya mengenang segala peristiwa saat magang dahulu bersama mereka. Seusainya bimtek, saya tak lekas kembali ke Painan, saya manfaatkan kesempatan untuk bertandang kembali ke almamater saya, kampus STAN, di daerah Bintaro. Well, banyak teman-teman seera dengan saya yang dapat saya temui dan yes this is really moment to flash back all of memories in here. Mabit di MBM, bertemu dengan penerus NAC 2012, nebeng di gatheringnya departemen PPSDM BEM STAN 2008, and so many meetings are happened...

Enough for this long prelude hehehe, now it’s time to tell the detail parts of the story for the moments of come back and flash back... Here there are... (as long as you know how long my usual story could be hehehe)

Visiting Museum Sumpah Pemuda

Selama sebelum kegiatan bimtek ini, saya nebeng di tempat teman saya, Farid Rusdi, di daerah Kramat Sentiong. Sudah kedua kalinya ini saya nebeng di tempatnya, hehehe baik banget ya teman saya yang satu ini. Ya itung-itung mengunjunginya untuk silaturahim juga.

Nah, tak jauh dari kos teman saya nih, di daerah Pal Putih itu ada museum yang saat magang di Jakarta dulu penasaran pengen ke sana. Apalagi dulu juga saya pernah ngekos di Paseban dan sering ngelewatin museum ini. Museum apakah itu? Museum Sumpah Pemuda, saudara-saudara...

Hohoho ndak nyangka juga sih kalau mengingat tanggal kunjungan saya itu (hari Sabtu, 16/10) rupanya sebentar lagi momen memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober kan yaks. Such a coincidence. Hmm museum ini agak kecil sih, jadi muternya ndak perlu lama-lama. Isinya juga berupa foto-foto dokumentasi era dulu hingga sekarang tentang pergerakan pemuda dan beberapa atribut khas yang dipakai pada tiap era. Ada juga artikel penjelasannya, jadi yo sekalian belajar sejarah juga. Overall, museum ini lumayan recommended untuk dikunjungilah. Saya pribadi emang lebih prefer kalau wisata di Jakarta (era magang dulu) tuh mengunjungi museum-museum. So, ayo kunjungi museum-museum yo... *kek duta wisata aja hehehe

Gathering All Generation of NACers

Tentang gathering ini semula saya begitu pesimis untuk dapat mengikutinya. Duh, masak saya kudu bela-belain ke Jakarta hanya untuk ikutan ketemuan reuni ini doang. Akan tetapi, emang dalam hati itu menggebu-gebu banget untuk dapat mengikutinya, bahkan sebenarnya acara semacam ini sudah lama ada dalam benak pikiran saya untuk dapat mengadakannya. Eh tapi ternyata saya cuman bisanya nyimpen ide doang, malah kemudian ide ini udah dijalankan oleh para senior yang emang juga dari pengakuan mereka udah kepikiran sejak lama buat ngadain acara semacam ini.

Saat tiba surat tugas untuk mengikuti bimtek di Jakarta (registrasinya dan acaranya nantinya di daerah Ciloto, Puncak) dan melihat kapan waktu pelaksanaannya, yap such a surprise really. Wah, kalau waktunya selang tanggal 17-21 Oktober 2011 gini, tanggal 16 Oktobernya bisa ke Jakarta dulu buat ikutan gathering ini. Huhuhu jadi inget pula momennya Ultah MPID kemaren, sama-sama aroma pesimisnya awalnya dan sama-sama jadi happy ending euy karena bisa ikutan jua hohoho.

Bertempat di Restoran Pizza Radix kawasan Cempaka Putih pada siang hari Minggu, 16 Oktober, pertemuan itu pun digelar. Hmm tak terlalu banyak para suksesor yang bisa berkumpul di acara ini. Dapat dimaklumi sih dikarenakan sudah ada yang memiliki agenda lain dan juga sudah tersebarnya para suksesor di seluruh penjuru Indonesia dengan berbeda-bedanya penempatan instansi (termasuk saya juga ya berarti hehehe). Akan tetapi yang hadir sudah sebegitunya mewakili nuansa tema flash back saya dengan kepanitiaan ini, khususnya mbak en mas yang gokil-gokil itu hehehe. Nice moments with y’all NACers...

Oya, kelupaan di gathering ini, ada juga lo MPers yang ikutan, kek Mbak Andiah yang dulu di bidang registrasi NAC 2008, terus si mbak Ulul yang semula setim dengan saya pada tahun 2008 dan jadi wakorlak di tahun 2010, mbak Dewi kabid konsumsi NAC 2010, dan inisiatornya mbak Petta yang dulu sering ngeksis di jagad MP.

I’m Not Kinda ‘Super’ Like That

Okey, masak nih dalam postingan ini ndak ada cerita tentang bimteknya, padahal kan gegara bimtek inilah saya dapat kesempatan maen-maen ke ibukota hehehe. Bimtek ini diawali dengan proses registrasi peserta pada hari Senin, 17 Oktober 2011 bertempat di kantor Direktorat Sistem Perbendaharaan, Ditjen Perbendaharaan sebagai penyelenggara (kantornya di Lapangan Banteng).

Saat registrasi, seperti yang sudah saya duga saat melihat daftar peserta sebelumnya, saya bertemu dengan beberapa teman saya yang tersebar di penjuru Indonesia. Huaaa tak bisa menyangka jua mereka kini sudah dapat amanah menjadi supervisor kantor dalam waktu singkat dan mendapat kesempatan berjumpa kembali bersama mereka.  Saya sendiri mah bisa dibilang supervisor instan karena baru sepekan yang lalu ditugaskan menjadi supervisor sementara karena supervisor utamanya mendapat tugas untuk mengikuti bimtek Sistem Akuntansi Instansi dan training penyuluh perbendaharaan. Sekilas mengamati mereka, uwow mereka udah sebegitunya expert hal ihwal supervisor ini, huhuhu jadilah keminderan menerpa saya awal-awalnya.


Nah, keinstanan saya jadi supervisor inilah yang kemudian sangat mempengaruhi keikutsertaan saya selama bimtek ini. Huhuhu kebanyakan bingung dan menjejali memori dengan ilmu-ilmu baru. Bimtek ini emang seharusnya diikuti oleh supervisor kantor (oh ya, supervisor kalau di kantor saya tuh semacam istilah kerennya ‘juru kuncen database sistem’ hehehe) yang sudah sebegitunya berpengalaman dengan aplikasi-aplikasi perbendaharaan KPPN. La saya? Huhuhu betapa minimnya ilmu untuk itu soalnya ya sejak pertama kali ngantor kan saya malah diamanahkan untuk jadi Customer Service Officer (CSO) untuk para satker yang berarti lebih sering ‘gaulnya’ dengan aplikasi perbendaharaan satker malah ~_~a. Namun, positifnya dari bimtek ini, instantly saya dapat ilmu baru tentang aplikasi perbendaharaan KPPN. Walau yaaaa dijejali sedemikian banyaknya ilmu baru dalam waktu singkat itu ya sesuatu banget kan yaks.. T_T

Bimtek ini sesinya cukup padat, acaranya dari pagi hingga malam seringnya, terkecuali untuk hari Rabu (19/10) yang mana sampai siang saja dan dimanfaatkan untuk plesiran ke Taman Safari hehehe. Selain materi mengenai mekanisme koreksi yang menjadi tema utama, juga diberikan materi mengenai teknis pengiriman data, validasi aplikasi gaji, dan sosialisasi teknologi serta informasi untuk Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN). Yoh pokoke bimtek kali ini ya perbendaharaan banget dah. Gak mungkin juga kan saya cerita detail materinya di postingan sini hihihi.

Hmm... Bimtek dengan nuansa pegunungan khas puncak yang serba adem tentrem ini kegiatannya selesai sampai dengan hari Kamis (20/10) malam. Jumat (21/10) esoknya adalah perjalanan kembali para peserta kembali ke Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan dari Hotel Bukit Indah, Ciloto, Puncak.

That’s The Wild Life on Safari Park

Hihihi kesempatan dengan jadwal kosong di hari Rabu (19/10) dimanfaatkan oleh saya dan empat orang teman seangkatan saya untuk jalan-jalan ke Taman Safari. Kami memperkirakan kalau akses dari daerah Ciloto (tempat bimtek) ke Taman Safari (Cisarua) sepertinya tidak seberapa jauh. Emang sih perjalanannya ndak sebegitunya lama riilnya, tetapi ongkosnya lumayan mahal euy dengan carter angkot soalnya yang naik kan dikit (gak penuh), apalagi itu ditambah ongkos masuk ke Taman Safarinya Rp 85.000,-/orang. Yowislah sekali-kali ndak apa-apa juga dah mengeluarkan biaya buat pertama kalinya ke tempat wisata ini. Hehehe jujur sih emang belum pernah maen ke sana soalnya, makanya penasaran pun membutakan saya hihihi.

Sesampainya di sana, kami memanfaatkan fasilitas berkelling via bis untuk melihat beraneka ragam marga satwa yang ada di taman itu. Hohoho emang menyenangkan euy. Apalagi sebis cuman ada saya dan teman-teman saya. Heboh dah nemu hewan ini-itu dengan berbagai atraksi unik mereka, berasa balik jadi anak kecil gitu hehehe. Walau sangat disayangkan tentunya ya ndak bisa berinteraksi dengan hewan-hewan itu, apalagi buat hewan yang lucu dan menggemaskan kek harimau sumatra *yaeyalah bakal diserbu-serang-terjang dah kalau interaksi langsung ~_~a*

Selepasnya tur via bis, saya berkeliling ke area hiburan dan kemudian menyisir ke area khusus tiap kelompok binatang. Huhuhu keren euy penangkaran tiap kelompok binatang itu, udah diset sedemikian rupa rada mirip ma habitat asli mereka. Saya bisa menonton si buaya sedang bermalas-malasan dan komodo yang ikutan juga kek gitu, para binatang malam yang ditampilkan pada lorong panjang nan gelap jadi serba menyeramkan hiii, bertemu dengan para satwa endemis Papua, and many more.

Hmm suatu sore yang menyenangkanlah berada di taman ini. Waktu itu juga ndak terlalu banyak pengunjung, jadi lumayan bisa sangat menikmati blusak-blusuk sana kemari mengamati para margasatwa. Namun ya, karena Taman Safari hanya buka sampai pukul 18.00 waktu itu, jadilah kami baru pulang saat taman hendak ditutup dan pulang searus dengan kepulangan para pegawai taman hehehe. Sepertinya kami jadi pengunjung terakhir yang baru pulang hari itu hihihi. Oiya, selepasnya dari Taman Safari ini kami menyempatkan mampir di Masjid At Ta’awwun untuk sholat maghrib di sana, ngepas masjid yang terkenal ini ada di pertengahan jalur Cisarua-Ciloto sih, yah ndak ada salahnya mampir ke sana hehehe sekalian gitu.

Campuss Where I Belong to

Jumat (21/10) pun tiba dan tak terasa bimtek pun telah berakhir, and now it’s time to have pleasant weekend, everybody hehehe. Seperti yang saya rencanakan, untuk akhir pekan saat itu saya berencana untuk berada di kampus saja dah. Kemaren saat usai prajab sebenarnya ada rencana seperti ini, namun tak terealisasi karena nyatanya tempat prajab itu jauh dari kampus. Yah, alhamdulillah ada kesempatan dengan adanya bimtek ini untuk mengunjungi kampus walau harus merelakan kesempatan untuk pulang kampung. Tak apalah, masak ya pulang kampung lagi, ntar keseringan dah jadinya hehehe.

Nah, selama di kampus, saya nebeng di tempatnya adik kelas, si Julianda, yang sangat baik hati memberikan tempat berteduh buat kakak kelasnya yang terlantarkan selama di Jakarta ini huhuhu. Thanks ya, bro. Darinya pula, saya dapat info kalau Jumat malam bakal ada mabit di MBM. Hohoho ngepas banget dah. Kalau ikutan acara ini bakalan jadi flash back era mahasiswa dulu dah, apalagi kalau bisa ketemuan dengan teman-teman seera saya.  Tentunya juga ada niatan untuk nambah ilmu yo ndak boleh lupa untuk ikutan mabit ni hehehe.

Alhamdulillah mabitnya cukup berkesan buat saya. Tema tentang tafsir Q. S. An Nazhiat menjadi pengingat yang baik untuk saya pribadi dan juga momen-momen bercengkrama dengan teman-teman kampus. Walau ustadznya sempat datang terlambat dan juga huhuhu tidur saya kurang nyenyak dengan nyamuk-nyamuk ganas menyerang saya semalaman hiks.

Esok paginya saya kembali ke kosannya si Juli dan saya kedatangan tamu yang tak diduga-duga. Sebelumnya sih saya ngarep untuk bisa ketemuan sama dirinya, bahkan pun ada rencana untuk nebeng ke tempatnya. Namun apa daya karena katanya sudah ada agenda, dirinya tak bisa bertemu dengan saya. Eh ternyata Sabtu pagi itu saya dapat bertatap muka dengan calon ayah dan rambut barunya yang menjabriks, siapa lagi kalau bukan si Pak Ali atau nama bekennya akarmembiru di jagad per-MP-an ini hohoho. Thanks for visiting ya, Pak, apalagi buat ketawa-ketiwi di esok hari itu dengan guyonan cerdasmu itu hohoho...

Sabtu (22/10) itu menjadi hari yang lumayan padat dimulai dengan ketemuan untuk bahas NAC 2012. Pada pertemuan ini, saya diminta untuk memberikan saran atas situasi terkini dengan belum terbentuknya kepanitiaan itu. Hohoho yayaya pertemuan kek gini mah ya mahasiswa bangetlah buat saya, jadi inget gimana rasanya berapat ria hihihi. Siang menjelang dan kami pun beranjak makan siang tentunya. Alhamdulillah ada teman saya yang menraktir saya hohoho. Tak disangka-sangkanya lagi saat saya ketemu dengan teman-teman departemen PPSDM BEM 2008 (dulu saya juga ikutan BEM, cuman di unit kesekretariatannya), saya diajakin pula makan-makan part two. Hohoho mumpung perut masih muat, ya ikutan juga deh, toh juga kepengen ngobrol bareng mereka. Oiya di pertemuan ini juga tentunya dihadiri oleh pasangan yang sedang mabuk asmara, yakni Uda Imam Solikin beserta istrinya, mbak Siska. Huhuhu pamer banget dah kebersamaan mereka, bikin yang masih single gimana gitu hehehe.

Selepas makan siang part two, teman saya ngajakin ke Gramedia Bintaro Plaza. Hohoho tempat pelipur lara zaman ngampus dulu nih. Hmm namun sayangnya setelah searching ke sana ke mari, saya memutuskan ndak beli apa-apa, soalnya ndak yang bikin saya tertarik banget untuk membelinya. Toh juga, stok buku menanti dibaca juga masih banyak nih huhuhu.

Sungguh suatu Sabtu yang begitu sesuatu tuh huhuhu. Oiya, pagi sebelum memulai ketemuan, saya menyempatkan diri berfoto ria mengabadikan bangunan baru di kampus saya, yakni STAN Student Center. Lumayan keren juga nih bangunan, sayang aja saya ndak bisa jadi user-nya sekarang. Yowislah ndak apa-apa, yang penting bisa mejeng di depannya dulu hehehe.

Flying Away Back To Painan

Dan waktu pun berlalu dengan sendirinya, hingga kesempatan saya ber-flashback di Jakarta ini sepertinya sudah habis. Dengan penerbangan JT-352 Jakarta-Padang  hari Ahad (23/10) pukul 12.55 saya pun kembali ke Painan untuk dinas kembali hari Senin depan. Hm alhamdulillah maskapai yang terkenal ngaret dengan delaynya, untuk kali ini ‘tidak menepati’ ke-delay-annya hehehe. Suatu kesempatan yang patut disyukuri juga karena saya dapat tempat duduk dekat jendela. Kamera saya pun beraksi mengabadikan momen-momen penerbangan ini. Hohoho such a great scenery really. Baru kali ini saya berkesempatan mengabadikannya pula dan menurut saya foto-foto yang saya dapatkan lumayan keren juga hehehe, bukan karena si pemotretnya sih, tetapi yo karena emang pemandangannya aja nyatanya emang keren abis kok.

Hufh, finally then, saya tiba dan sampai di Painan pada sekitar pukul 20.00. Agak ngaret sih, nih dikarenakan lamanya travel saya ngetem di Padang. Yap, then i had to go work again in here. Rada malas dan kurang bersemangat sebenarnya sih, soalnya udah kebayang gimana ribetnya pekerjaan sekarang ini. Ah, tapi yo ndak usah dipikirin sebegitunya, jalani aja dah dan hari pertama kerja lagi nih yo alhamdulillah relatif lancar, walau yo tekanan kerja masih ada jelasnya.

Yosh, dicukupkan aja dah cerita saya kali ini. Hahaha kelihatan meluap banget dah cerita ini. Mohon maklumlah ya, soalnya kesempatan berngempi ria kemaren cukup terbatas, jadilah ya saat waktu ngantor kembali lagi *ngantor atau ngempi lagi yaks hihihi*, yo mari luapkan bercerita rianya hehehe. This story really such a moment for me to come back and flash back indeed J...

Painan, 24 Oktober 2011, 23.51

50 komentar:

  1. *scrolling en scrolling en scrolling en..

    BalasHapus
  2. you finished to read it, uda hehehehe

    BalasHapus
  3. Untung hp saya setting ga ngeload gambar :D

    BalasHapus
  4. la kok mbak ute tahu kalau ni postingan bakal ada foto-fotonya??? saya kalau narsis kan nggak kebangetan deh rasanya... mesti bareng-bareng kok mbak hehehe

    BalasHapus
  5. dowooooooooooooooooooooooooo..................

    BalasHapus
  6. ooooooooooOOOOOOOOOOOOOOoooooooooo gitoooo to panjangnyooo...

    ckckck Uni Fajar kembali menghiasi kegejean dalam postingan diriku hohoho

    BalasHapus
  7. Jiaaaa panjang amat jurnalnya. Ga pengen dijadiin bbrp kali postingan berseri aja gitu? Hehe.
    Cerita ttg kerjaan ama jalan2 dijadiin satu niy.
    Selamat ya pak supervisor baru :D

    BalasHapus
  8. wah baru tau ada museum Sumpah pemuda hehe

    BalasHapus
  9. seperti biasa panjang bangett jurnalnya :D
    saranku sama dengan Mbak Tyas dijadikan berseri aja biar yang baca nggak 'kecapekan' he3

    komen soal cerita: makin meroket neh kariernya, kalau Anas masih baru tapi udah dipercaya jadi supervisor berarti Anas emang dipandang mampu n punya kelebihan dibanding yang lain.

    BalasHapus
  10. untung ga dibahas lebih lanjut tentang bimtek yaa nas. ga kebayang bakal sepanjang apa jurnal ini. hihi.. eh, bahkan sy belum pernah ke museum sumpah pemuda n taman safari.. ke painan juga belum pernah ;D

    BalasHapus
  11. panjangnya...

    senangnya....

    dan selamat datang kembali..

    BalasHapus
  12. kok namaku nggak ada si Nas? kan kita ketemu *ngambek ah ngambek

    btw, kontrakanku juga di Kramat Sentiong lhooo..

    BalasHapus
  13. Mbak Tyas...
    sebenarnya kemaren tuh kalau ngupdate tiap selesai satu kegiatan mau dijadiin QN berseri gitu...
    tapi ya meluap-luap sih keinginan postingannya mbak hohoho
    jadilah sekalinya nyempetin buat nulis, sekalian aja deh hehehe

    BalasHapus
  14. Imam...
    kapan-kapan kita berjumpa lagi ya, calon ayah hehehehe

    BalasHapus
  15. Mbak Aprilia...
    hohoho saya sih tahunya gara-gara sering lewat sana dulu waktu magang di Jakarta
    unik posisinya, di tengah kesemrawutan jalan Jakarta Pusat euy

    BalasHapus
  16. Mas Ihwan...
    huhuhu maafkeun pembaca jurnal postinganku...
    betapa sang penulis terlampau egois meluapkan emosi bercerita melimpah ruah setelah ndak sempat ngempi sekian lama hehehe...

    huhuhu meroket ya... merasa kek percepatan instan buangeeeeeds... yah semoga saya masih bisa mengikuti alur perkembangan dan juga ya semakin amanahlah dengan kepercayaan yang diberikan... doakan ya mas....

    BalasHapus
  17. Kak Ai...
    huuuuu diragukan ke-Jakarta-annya nih hehehe...
    Jakarta itu menurut saya tempat yang oke punya untuk taman-taman dan museumnya.. dulu emang ada obsesi gak jelasnya saya pengen mengunjungi seluruh taman dan museum di Jakarta, cuman kesampaiannya hanya beberapa aja hehehe...

    bahas bimtek? baiklah sepertinya itu bahan postingan selanjutnya aja ya... (still it's gonna be long also hehehehe)

    BalasHapus
  18. mas Rifki...
    you're welcome also, mas...
    beginilah ekspresi happy saya...
    nulis panjang hehehe

    BalasHapus
  19. Mbak Andiah...
    aaaaaaaaaaaaaaaaah lupa deh mbak... harusnya ditampilin...
    duh padahal ni sedang versi mobile, ntar insya Allah diedit deh :)
    ho? di kramat sentiong pula to kontrakannya...
    emang kawasan yang dekat dengan kantor ya mbak, makanya saya milih nebeng di tempat temen di sana hehehe

    BalasHapus
  20. senangnya, bisa ke Taman Safari....

    BalasHapus
  21. itu tanggalnya salah ya? tanggal 25 kan hari ini dan belum nyampe pukul 23.sekian itu.. hehe

    BalasHapus
  22. Mas Syamsul
    senang riang ala anak kecil banget deh mas ke sana huhuhu

    BalasHapus
  23. Mbak Ergi
    ho? iyakah? wuah mbak dapat menangkap kebahagiaan saya dalam tulisan ini nih sepertinya
    makasih mbak

    BalasHapus
  24. Mas Hakim...
    mampirnya ke Al Amanah mas... hehehe la wong sing paling cedhak DSP sih... Al Amin jauh...
    *padahal mung pirang meter tok..
    afwan gak sempet silaturahim :(

    BalasHapus
  25. Ifa...
    wuiiih nih langsung liat tanggal buat tulisannya...
    hohoho maklum udah tengah malam gitu ya jadi error nyatetnya...
    makasih makasih dah ngingetin

    BalasHapus
  26. weh asik tuh bisa jalan2 lagi ke jakarta itung represhing

    BalasHapus
  27. Mas Priyo...
    huhuhu yo mas... sebelum dan sesudah acara kantor pusate bener2 represhing...
    walau ya bimteknya teteup sesuatu menjelimetkan banget ~_~a

    BalasHapus
  28. Panjang yah nas.. Ke Taman Safari kenapa ga malam aja? Kan ada Safari Night tuh... :)

    BalasHapus
  29. Insya Allah Nas.
    -paling2 bulan dpan Anas ke Jakarta lg.
    :-)

    BalasHapus
  30. Panjaaanngg.. Heee
    Ini luapan cerita selama berhari hari ya nas :D

    BalasHapus
  31. Kak Muse...
    sepanjang jalan kenangan untuk come back dan flash back hehehe
    itu mas, sesi kosongnya cuman sore doang, malamnya ada kegiatan sosialisasi dari unit lain
    bbbbeuh padat jadwalnya, alhamdulillah ada kesempatan itu tuh

    BalasHapus
  32. Imam....
    well, it's really unpredictable, just let's see then... :)

    BalasHapus
  33. Haryo....
    so pasti..........
    you know me so bad-lah ya hehehe

    BalasHapus
  34. hohoho,,, banget.. keliatan bahagia banget tulisan dan gambar2 yg ditunjukkannya..
    :D

    BalasHapus
  35. begitulah memang... alhamdulillah sesuatu banget :D

    BalasHapus
  36. gak bad juga sih nas, memang dasarnya lagi males baca
    pantas saja seminggu ini di inbox sepi postingannya anas. :D

    BalasHapus
  37. ergiwhey... hohoho jadi malu nih hihihi

    BalasHapus
  38. Moes... yooozh mantapzh semantapzh nyantapzh nanaaaaazh hehehe

    BalasHapus
  39. yah...dah balik lg. kmrn saya sama om Dayan sama2 konsinering di Puncak. tp ga bs ktmuan krn banyak kejaan (kali ini kerja beneran hehe...)

    BalasHapus
  40. Haryo... ya begitulah emang hehehe... sebagai bentuk luapan balas dendam nggak ngeksis seminggu...

    BalasHapus
  41. Mas Dedy... wuah yang ke puncak ada banyak toh... kesempatan yg ndak bisa dimanfaatkan ni. mang konsinyeringnya di mana, mas? kalau instansi saya di hotel bukit indah, ciloto

    BalasHapus
  42. kalau ga di wisma kopo DPR, di Grand USSU, atau Parama, atau Poencer (samping Cimory).

    BalasHapus
  43. huhuhu jauhnyoooo... ciloto emang udah jadi langganan dari DJPB Kemenkeu... tapi dari tempat2 yang mas sebutkan (dulu keknya pernah lewat) masih maju terus

    BalasHapus
  44. keknya mas Anas tambah "subur" makmur ya???

    BalasHapus
  45. Mbak Laila...
    ada yang semakin maju aja nih bagian tubuh saya huhuhu

    kududiet.com

    BalasHapus