Ada yang berbeda dengan perpanjangan masa magang yang saya alami kali ini. Perpanjangan masa magang pada awalnya merupakan suatu kekecewaan bagi saya yang begitu mengharap segera penempatan. Semula persepsi saya dengan penempatan, maka saya akan lebih mempunyai kedudukan dan fungsi yang jelas pada satu kantor yang relatif permanen, tidak seperti pada program magang ini yang berpindah-pindah kantor selang dua pekan sekali.
Memang sepertinya saya harus lebih bersabar dengan ketidakjelasan tersebut dan berusaha mengambil hikmah dari yang terjadi. Mungkin saja memang masih ada berbagai urusan di ibukota ini yang harus saya selesaikan dan yap, ternyata memang masih banyak hal tersebut.
Sempat sudah saya ceritakan sebelumnya pada postingan “Suatu Bentuk Kontribusi” bahwa saya mulai berkecimpung menjadi kontributor tulisan pada website masjid kantor saya, Masjid Al Amanah. Dari keterlibatan tersebut ternyata berimbas pada ditariknya saya juga ke dalam tim pengelola website tersebut dengan menjadi anggota redaksi. Beberapa hari ini sudah ada beberapa syura (rapat) yang saya ikuti untuk membahas perencanaan pengelolaan website dan juga perekrutan tenaga dari kami, para calon pegawai lulusan STAN tahun 2010. Sempat pula ada rapat bersama pengurus masjid yang ternyata adalah para pejabat di kantor saya. Pada rapat tersebut, kami berkenalan, ada sharing pengalaman dari para senior (pengurus), dan juga pengarahan untuk kami agar berkontribusi secara aktif dalam kepengurusan masjid kantor.
Aktivitas lainnya yang saya lakukan sekarang adalah pembahasan bersama dengan teman-teman saya yang dulunya organisator kampus untuk persiapan sebuah perhelatan akbar dwitahunan kampus saya bertajuk National Accounting Challenge (NAC) di tahun 2012. Saya sudah menjadi panitia NAC selama dua kali di tahun 2008 dan 2010, kali ini saya sudah tidak bisa menjadi panitia lagi karena sudah bukan mahasiswa lagi. Akan tetapi, ada satu tugas penting yang belum terlaksana, yakni mempersiapkan kebersinambungan event ini untuk selanjutnya pada tahun 2012. Kami berencana untuk menyusun semacam Guide Book atau Blueprint dari acara yang baru terinisiasikan sejak tahun 2007 ini agar benar-benar pantas disebut sebagai kompetisi berlevel nasional. Rencananya juga, dalam waktu dekat akan diadakan pula temu kangen panitia NAC sekaligus untuk membahas tentang persiapan ini dan saya termasuk yang menjadi tim inisiator pertemuan tersebut.
Hari ini ternyata saya mendapatkan amanah tambahan. Sore hari sepulang kantor tadi, saya mendapat undangan rapat bersama pengurus masjid lagi, tetapi kali ini bukan dalam rangka pengelolaan website. Ternyata, saya dan bersama beberapa teman lainnya ditunjuk sebagai panitia acara masjid kantor saya yang bertajuk “Syirkah (Syiar dan Dakwah)”. Kegiatan ini nantinya akan berupa perlombaan Islami untuk para pegawai dan juga putra-putrinya serta ditujukan untuk meramaikan kegiatan masjid kantor. Dalam rapat tersebut, saya diamanahi untuk menjadi sekretaris dan bendahara sekaligus. Hmm sekretaris lagi, peran yang sudah tak asing lagi bagi saya :D
Selain itu tadi, sebenarnya masih banyak keinginan dan juga hal-hal yang belum tertuntaskan selama ini. Ada juga keinginan untuk berkontribusi pada pengembangan Wikiapbn, suatu portal informasi kantor saya yang diinisiasikan oleh Mas Ahmad Abdul Haq, tetapi sayangnya saya masih belum familiar dengan portal ini sehingga hingga sekarang belum berbuat banyak. Khusus tentang MP ini, saya ingin sekali dapat mengadakan pertemuan kopi darat untuk para MP-ers yang berkantor di Lapangan Banteng (Kementerian Keuangan), tetapi keinginan ini belum tertata dengan baik dan belum saya wacanakan dengan MP-ers Lapangan Banteng yang lain.
Hm semoga dengan waktu yang ada selama saya masih ada di Jakarta ini, saya bisa menuntaskan hal-hal di atas. Hingga kemudian, apabila saatnya penempatan, tidak ada lagi urusan yang mengganjal di benak saya karena belum kesampaian. Walaupun memang rencana Allah kan hanya Allah saja yang tahu, bisa jadi memang masih ada beberapa hal yang belum dituntaskan dan saya terpaksa sudah menjalani proses penempatan. Akan tetapi, sebisa mungkin saya ingin menyelesaikannya di sini.
Saya juga memaklumi dengan kondisi saya sekarang ini. Dengan masih magangnya saya, alhamdulillah waktu luang yang saya miliki masih begitu banyak. Pekerjaan-pekerjaan di kantor belum sampai sebegitunya memporsir saya karena dengan kebijakan masih berputar-putarnya di unit-unit kantor, saya masih belum diberikan tupoksi yang tetap dan mengikat. Makanya jangan heran pula bagaimana bisa saya lumayan eksis ngeMPinya he. Sudah sepatutnya waktu luang ini diisi dengan hal-hal yang bermanfaat, walaupun saya akui hal-hal di atas tadi adalah hal yang sepertinya tidak ada sangkut –pautnya dengan urusan kantor.
Entahlah, rasanya lucu juga mengingat bahwa urusan-urusan ini mulai muncul seketikanya kemarin diumumkan masa magang diperpanjang. Sepertinya ini salah satu skenario indah Allah dari sekian banyaknya yang telah Dia berikan pada saya untuk dapat melihat segi positif dari segala sesuatu yang saya alami. Semula saya sempat sumpek dengan program magang yang begitu monoton, sehingga pengen cepat-cepat penempatan, tetapi dengan adanya kesibukan baru ini, saya merasa bergelora kembali sama seperti dulu sewaktu aktif di kampus. Menurut saya, dengan adanya kesibukan (pada hal bermanfaat tentunya) insya Allah akan menjadikan kehidupan begitu berarti.
Saya mulai merasakan kembali bagaimana rumitnya berpikir untuk mengkonsep sesuatu. Saya mulai merasakan kembali kepuasan untuk dapat berkontribusi. Saya mulai merasakan kembali interaksi dengan para teman-teman yang mempunyai semangat aktivitasnya masih begitu menggelora. Serasa saya kembali merasakan perhelatan aktivitas organisasi kampus, walaupun dengan kondisi dan situasi yang berbeda (sekarang di kantor). Gelora jiwa muda masih ada di dalam diri dan semoga masih bisa bertahan. Yap, untuk terus bermanfaat untuk semua orang dalam kebaikan.
La emangnya saya sudah tua yaks? ~_~
...menjelang usia ke-22 tahun dalam beberapa hari lagi....
Rawa Tengah, 4 Mei 2011, 21.58
keren yah anak BEM... :)
BalasHapusternyata masih muda, berjiwa muda, dan bergelora, ya ... he he he ...
BalasHapustetap semangat ...
Mas Anas Sang Sekretaris... ^__^
BalasHapussaya gak aktif di BEM :)
BalasHapus*darah muda... darahnya para remaja....
wuaah anas aktif juga ternyata
BalasHapuscoba hubungi kang gotrek kayake sih dia pecicilannya daerah situ juga
BalasHapusHmm usia 22, pengin deh kembali ke umur itu.
BalasHapusSenyum dengan semangat mu saudaraku...............
BalasHapuskerjanya di bagian IT ya mas?
BalasHapusWah jadi team website.. mantabs dah
BalasHapusdan masih mau 22 ya? berarti masih muda.. Ayo semangat !
SABUDI 'sastra budaya indonesia
mari kita jaga bersama!
@kak muse...
BalasHapusBEM-nya aja yang keren ya mas... kalau saya diragukan kekerenannya :D
@mas hendra....
BalasHapusho emangnya sebelumnya salah mengira ya ~_~
hm semoga dapat terus menjaga gelora itu :D
@mb laila....
BalasHapuspengen dapet dan sedang berusaha mendapat gelar 'sekretaris sejati' nih mbak he
@mas rifki....
BalasHapusdulu di kampus sepertinya mas rifki aktif juga rasanya, wong di MP aja aktif kok :)
hohoho lagunya bang Rhoma keknya pas buat soundtrack tulisan ini dah
@mb ipie...
BalasHapusberusaha aktif dan produktif, mb...
kalau gak gitu ya ngerasa bosen pol...
@mas priyo...
BalasHapushohoho belum jadi contact tuh...
kenalan dulu deh.
@mas ihwan
BalasHapuskalaupun tak bisa kembali, mari kita senantiasa hidupkan gelora umur-umur segitu...
hidup jiwa muda
*halah ~_~
Asumsikan setelah lebaran aja..hehe..C#
BalasHapus@firman....
BalasHapuswuies image-nya.... pas juga dengan gambaran jiwa muda yang menggelora...
sayang gak mirip sama saya nih, image-nya terlalu keren buat saya yang pas-pasan gini hi
@mas nahar...
BalasHapushohoho magang gini masih belum jelas kerja di bagian mana, mas, belum menetap nih saya....
IT juga saya masih oon banget di bidang itu...
kalaupun bantu-bantu pengelolaan web itu lebih ke arah containnya dan juga itu sebenarnya bukan urusan kantor he
@mus...
BalasHapusyosh... keep spirti always...
emang masih muda gitu lo he..
sama-sama semangat ya mus...
(masih muda juga kan? :P)
@fatah....
BalasHapusjadi pengen ngomong, "penempatan, emang gue pikirin..."
tapi keknya masih kepikiran dah he....
intine sih let it flow ae dah
dan penempatan di waktu yang tepat
haha...*bau bau sudah pasrah*..kapan duit 1,2 kami turun?C#
BalasHapussaya inget komentar pplngun disini http://nisrinaratna.multiply.com/journal/item/34/34?replies_read=4
BalasHapusafwan
Pasti anak MBM juga.
BalasHapusIyalah cocok jadi sekretaris.. kan emang gemar menulis. Hehe dipaksa nyambung..
BalasHapusAduh baro mo akan 22 toh.. brondong sekalee ^_______^
@fatah...
BalasHapuskalau sudah ada SPM dari kantor sampeyan sih, yo pastinya akan segera terurus...
terkadang tersendat urusan keuangan itu karena bagian keuangan satker yang bermasalah juga
@mb ute...
BalasHapusmengutip dulu comment aslinya biar kena juga
"akhir-akhir ini banyak yang bicara masalah amanah...amanah...amanah...
yang mengganti ngomong "amanah baru,ini berat atau .... atau ...."
yang diganti "amanah telah berganti,awal perjuangan,atau...atau...."
follow it saja lah...
jgn terlihat seprti orang yang hebat karena memegang amanah...."
jleb banget....
luruskan niat luruskan niat luruskan niat....
@fauzi....
BalasHapuswah, bapak saya MBM dong berarti?
tak perlu diafiliasikan seperti itu...
saya aktif ya karena keinginan pribadi dan adanya kesempatan
bukan karena a, b, c, d, ... z
Owh tentu kan seangkatan beda tipis hahaha
BalasHapusSABUDI 'sastra budaya indonesia
mari kita jaga bersama!
@mbaktyas
BalasHapusduh, kok dikaitkan dengan berondong sih...
seumur jagung gitu kan lebih enak dengernya, mbak he...
apalagi baca postingan mb nita kemaren bikin illfeel ma istilah itu he
@mus
BalasHapussenengnya punya temen yang masih muda juga :D
Anak BEM STAN kebanyakan dari MBM sih jadi image-nya ya begitu.
BalasHapusCuma nebak kok, enggak ada maksud tertentu.
Baru denger magang itu pindah-pindah kantor, alumni pajak kayaknya enggak ada yang pindah KPP. Apa cuma alumni akun yang begitu?
Alumni akun dan kebendaharaan negara yang ditempatkan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan emang beda... kami nomaden beda sama alumni yang ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak
BalasHapusJiaaaa maaffff.. Aku belum baca nas..
BalasHapusOkelah kalo beg beg beg :D
pindah kosan mulu dong? Apa dipindahinnya enggak jauh-jauh amat?
BalasHapus@mbaktyas...
BalasHapusmonggo dibaca, lumayan nambah wawasan lo, mbak... :)
@fauzi
BalasHapusalhamdulillah kantor-kantornya dekat... daerah Lapangan Banteng, Juanda, Otista, dan mungkin yang jauh di Simatupang, tetapi aksesnya juga relatif mudah....
yah, itung-itung jadi kenal jakarta banget dah, apalagi dengan kemacetannya :)
mumpung masih muda, banyak2 berorganisasi dan bergaul, bro. lmyn tuh buat networking....
BalasHapusObsesi, niy yeeeeeeeeee...
BalasHapus@mas dedy
BalasHapusoke mas, nice advise
@mb laila
BalasHapusasal jangan sampai jadi ambisius sih...
masih sekadar keinginan he
Wah, tambah sibuk dong Masbro
BalasHapus@mas chusnul
BalasHapussebenarnya inti dari tulisan ini tuh saat pekerjaan kantor belum sebegitunya membebani saya, ada hal-hal lain yang bisa saya lakukan... hm tapi ya itu sih, mas, semoga aja masih dapat diurusi dengan baik, kalau kebanyakan kan biasanya jadi kelimpungan
aktifis dilawan :)
BalasHapusho? siapa yang lawan aktifis?
BalasHapussaya mah emang badannya masih tipis hihihi
oohh..aktivis juga :)
BalasHapusah, kenapa sih pake istilah itu...
BalasHapusterasa gimana gitu...
lebih pewe dengan istilah organisatoris
ok deh...organisatoris ;)
BalasHapus^_^
BalasHapus